Posts

Pupuk Organik Bio Bacter : Menghemat Pemakaian Pupuk Kimia Hingga 50 %

Image
Selama ini, sebagian petani dipusingkan dengan pemakaian pupuk kimia dimana ketersediaan di pasaran semakin terbatas. Belum lagi, untuk mendapatkan pupuk kimia, petani harus menehuhi beberapa persyaratan, diantaranya harus memiliki kartu tani, atau harus mengumpulkan foto kopi Kartu Identitas, dan pembeliannya pun dibatasi. Penggunaan pupuk kimia memang kelihatannya lebh praktis, hasilnya pun langsung dapat dilihat. Namun sebenarnya dalam jangka panjang, pemakaian dalam jumlah banyak menyebabkan kondisi tanah menjadii tandus, dan dapat mengurangi makhluk hidup pengurai tanah seperti cacing, hingga bakteri pengurai yang sebenarnya sangat dibutuhkan tanaman. Solusi yang kami tawarkan sebenarnya sederhana, yaitu anjuran agar petani lebih mandiri untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia. Caranya dengan memanfaatkan bahan-bahan organik de sekitarnya seperti kompos, kotoran hewan, sisa buah dan sayur, dll. Pupuk tersebut juga perlu dikombinasikan dengan pemakaian pupuk cair organik, agar...

Caara Membuat Pestisida Alami

Image
Tanaman jeruk, biasanya rentan terhadap serangan hama Pestisida alami atau pestisida organik dapat dibuat dengan menggunakan bahan-bahan lokal di sekitar kita. Berbagai jenis dedaunan pahit seperti daun sirsak, makuta dewa, daun tembakau, daun brotowali, dll untuk mengatasi serangan hama pada tanaman padi, cabe, tomat, kedelai, dll. dapat difermentasi dengan menggunakan Beka Dekomposer. Aplikasinya cukup mudah, yaitu dengan mengambil sari/air dari dedaunan tersebut dengan cara direbus atau ditumbuk halus. Proses fermentasi berlangsung selama 1 minggu dalam kondisi anaerob atau dalam keadaan tertutup. berikut beberapa contoh ramuan pestisida organik, sesuaikan bahan yang tersedia di sekitar lingkungan kita : 1. Pengendalian Ulat Grayak dan Wereng dengan Daun Sirsak Bahan  : 250 gr daun sirsak segar, air 1/2 liter, beka dekomposer 10 cc Cara pembuatan  : daun sirsat ditumbuk halus, ditambah air, kemudian disaring. Masukkan ke dalam botol plastik, ditambah Beka 10 cc, lal...

Cara Pengolahan Lahan yang Efektif untuk Tanaman Padi

Image
Tanaman Padi di Canden, Bantul,  umur 12 hst belum dipupuk kimia Di Indonesia, sebagian besar petani  membudidayakan tanaman padi, karena menjadi akanan pokok bagi masyarakat. Namun, sebagian besar petani budidaya padi di Indonesia masih menggunakan cara bertani konvensional. Mereka kurang mampu berinovasi, bahkan merasa ragu-ragu untuk beralih ke cara bertani organik. Bertani organik bahkan dianggap sebagai sistem pertanian yang sudah ketinggalan jaman, seperti yang pernah dilakukan oleh nenek moyang kita. Di jaman modern, dunia pertanian sudah dianggap sedemikian maju, segala macam pupuk dan pemberantas hama (insektisida) sudah disediakan pabrik, semua tinggal pakai. Padahal jika diteliti kandungan zat kimianya, ada zat yang berbahaya bagi lahan dan kesehatan manusia. Pupuk kimia memang lebih praktis, setelah diaplikasikan ke tanaman, dalam waktu singkat sudah kelihatan hasil pertumbuhannya pada tanaman. Namun dibalik cara praktis ini ada kandungan berbahaya bagi la...